IslamicTunesNews | RAHASIA DOA

Seorang imam di sebuah mesjid di Amerika dibuat kagum oleh seorang jemaah yang selalu hadir awal waktu untuk mengerjakan solat berjamaah.
Tidak peduli hujan badai ataupun salju, dia tetap datang awal waktu. Yang lebih mengagumkan bagi imam tersebut adalah jemaah tadi datang dengan berjalan kaki dari rumahnya tanpa kendaraan.

Tetapi hal itu hanya terjadi selama enam bulan. Setelah itu si imam tak lagi melihat jemaah tadi datang ke mesjid untuk solat berjamaah. Satu dan dua hari berlalu sampai satu minggu, si jemaah tadi tetap tidak menampakkan dirinya. Atas dasar rasa persaudaraan yang tinggi pada saudara seagamanya, maka imam tadi pun mendatangi rumah jemaah itu. Ketika pintu rumah diketuk dan salam diucap, Tuan rumah keluar dengan wajah masam. Salam dari si Imam tidak dijawab malah si tuan rumah yang sekaligus adalah jemaah mesjid tadi bertanya pada si imam mau apa datang ke rumah itu dengan bahasa yang kasar ala Amerika. Si Imam jelas terkejut dengan sambutan kasar dari saudaranya itu, namun langsung menjelaskan tujuan kedatangannya dengan bertanya apakah dia dalam keadaan sehat dan baik-baik saja sebab sudah lama tidak datang ke mesjid. Tuan rumah menjawab dengan ketus bahwa dia sehat dan baik-baik saja seperti yang terlihat setelah itu menyuruh imam tadi pulang. Rasa penasaran si imam tidak dapat dia bendung lagi karena hal itu merupakan suatu yang aneh dan tentu ada yang tidak beres yang telah terjadi pada diri saudara seagamanya itu.

Dengan lembut si Imam kembali bertanya apa sebenarnya yang telah terjadi dan menawarkan diri untuk membantu permasalahannya sebisa mungkin. Si Imam kemudian dipersilahkan masuk oleh tuan rumah dan mulailah jemaah tadi bercerita. Dia mengatakan bahwa selama enam bulan itu dia melaksanakan solat lima waktu pada awal waktu semata-mata supaya doanya dikabulkan oleh Allah. Tetapi ternyata sudah enam bulan dia rajin solat tapi Allah tidak mendengarkannya dan akhirnya dia pun tidak lagi datang ke mesjid.

Si Imam keget mendengarkan penjelasan jemaah tadi kemudian dia bertanya padanya, apakah dia tidak pernah mendengarkan sebuah hadis dari rasulullah saw tentang doa? Si Jemaah menjawab dia tidak pernah mendengarkannya. Kemudian si Imam menjelaskan sebuah hadis dari rasulullah yang berkaitan dengan doa. Bahwa ketika seorang hamba berdoa, maka salah satu dari tiga hal terjadi. Pertama, dikabulkan. Allah mengabulkan doa yang kita minta kepadaNya. Kedua, diganti. Jika Allah tidak mengabulkan doa tadi, maka mungkin Allah akan mengganti doa tadi berupa memberikan keselamatan kepada diri kita. Bisa saja hari itu kita bakalan tertimpa musibah, tapi berkat doa tadi maka Allah memberikan keselamatan kepada kita. Dan yang ketiga, disimpan. Jika yang pertama dan kedua tidak terjadi, maka yang akan terjadi adalah hal yang ketiga yakni Allah menyimpan doa kita tadi dan akan diberikanNya di akhirat kelak. Mungkin kita tidak akan menerima doa kita di dunia ini, tapi kita akan merasa takjub ketika di akhirat saat tidak ada pertolongan satupun selain Allah, Allah membayar semua doa kita yang disimpan olehNya.

Tidak diketahui bagaimana kelanjutan dari jemaah tadi, apakah dia kembali melanjutkan solatnya seperti biasa atau tetap berputus asa meskipun sudah mendapat pencerahan dari si imam. Namun yang menarik bagi penulis disini adalah betapa pentingnya kita memiliki ilmu dalam beramal. Kemudian yang dapat kita garis bawahi disini adalah berdoa kepada Allah adalah sebuah situasi yang menguntungkan. Jika tidak dikabulkan maka doa tadi akan diganti. Dan jika tidak diganti maka doa tadi akan disimpan dan diberikan pada hari yang mana pasti akan ditemui oleh semua manusia nantinya. Hanya mereka yang pesimis serta berprasangka buruk saja enggan untuk berdoa kepada Allah dan salah satu tanda buruknya hubungan dua pihak adalah tidak adanya komunikasi diantara mereka berdua. Dan doa merupakan salah satu tanda manusia tadi masih berkomunikasi dengan Tuhannya dan memiliki hubungan yang baik antara mereka. Begitu sebaliknya, hubungan buruk seseorang dengan Tuhannya ditandai dengan tidak adanya komunikasi dari hamba tadi kepada Tuhannya.

Posted

in

, ,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *