IslamicTunesNews | TAKE A RISK, GET A DREAM

Sahabat IslamicTunesNews kali ini
kita akan membahas tentang  mengambil
resiko untuk meraih mimpi, Judul diatas mengingatkan saya pada teman lama yang
selalu berslogan “ take a risk, get a dream”. Dalam setiap tulisannya di milis komunitas
entrepreneur, yang artinya “ambil resiko, raih mimpi”.
Seseorang yang ingin berhasil harus
memiliki mimpi yang besar, sekaligus mengambil resiko dari setiap pilihan dan
langkah yang ditempunya untuk meraih mimpi-mimpi tersebut.

Mimpi adalah
kunci
Untuk kita
menaklukan dunia
Berlarilah
Tanpa lelah
sampai engkau
Meraihnya!

Petikan lirik lascar pelangi
garapan band nidji tersebut senantiasa memotivasi untuk saya menaklukan mimpi.
“GET A DREAM!”
Sering kita bermimpi menjadi
entrepreneur, namun ketakutan untuk mengambil resiko tak  jarang menghantui langkah kita. Hal ini kerap
terjadi pada teman-taman berstatus karyawan yang tidak puas dengan dunianya,
tapi enggan meninggalkan kenyamanan yang telah diperolehnya. Atau, teman-teman
mahasiswa yang tetap mengantri di jalur PNS, walaupun harus berhadapan dengan
puluhan ribu pesaing demi segelintir lowongan. Disisi lain, mimpi besar juga
mampu menjadikan kita nekad untuk mengambil semua resiko tanpa berpikir
panjang. Jadi mana yang harus kita pilih? Membiarkan mimpi melayang-layang atau
“sambit” segala resiko? Appun pilhan kita, selalu ada resiko yang harus di
hadapi. Kerana tanpa impianpun, hidup ini sudah sangat beresiko.

Jadi mengapa takut untuk mengambil
resiko baru? ”take a risk!” namun ketika mengambil resiko, harus tetap di
sesuaikan dengan kemampuan kita. Bukan bermaksud sok tua, sok tau, atau sok
ngajarin, tapi jika terlalu berani dan mengambil resiko diluar kemampuan, kita
justru akan menjadi soksok yang kurang berhati-hati dan ceroboh. Akibatnya, bukan
keberhasilan yang diperoleh, tapi kegagalan, kegagalan yang ancur-ancuran!
Kehancuran total yang tak jarang membuat kita kesulitan untuk kembali bangkit,
apalagi ketika lingkungan terdekatpun ikut mencemooh. Hanya sedikit orang
pilihan yang mampu bangkit dari keterpurukan.

Dikutip
dari buku “tipulah otak pintarmu”

Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *