IslamicTunesNews | ZEA, SOLOIS NASYID WANITA YANG “CHEERFUL AND POWERFUL”



Profil Singkat Zea

Fuji “Zea”
Fauziah, lahir di Bandung 25 tahun silam.
Wanita asli Bandung yang memiliki
hoby bernyanyi ini telah mengenal dunia seni tarik suara sejak dini. Dimulai
sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar, ia pernah menjuarai Lomba MTQ antar anak se-Kecamatan Bojongloa Kidul. Masa remajanya ia habiskan di Pesantren,
tepatnya di Pondok Pesantren Al-Basyariyah selama kurang lebih 4 tahun.
Pesantren itulah yang menjadi cikal bakal ia beserta sahabat-sahabat
seperjuangannya membentuk group Nasyid AkhwatuSyaja’ah yang mengandung arti
“Wanita-wanita Pemberani”. Bakatnya kian muncul dan terasah setelah ia terjun
dan aktif di dunia Nasyid.  Beberapa
Lomba Nasyid pun telah ia ikuti. 

Prestasi Zea
Adapun prestasi yang pernah ia raih beserta
group AkhwatuSyaja’ah diantaranya adalah menjuarai Lomba Nasyid antar SMU dan
sederajat se-Jawa Barat yang diselenggarakan di Cijerah Cimahi.
Lulus dari
pesantren bukan berarti ia berhenti dari dunia seni Islami itu. Tahun 2007 ia
tercatat sebagai Mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia Jurusan Pedagogik
Prodi PG PAUD, tetapi ia pun masih tetap aktif di dunia seni Islami. Selama
kuliah ia mengikuti beberapa organisasi sekaligus aktif mengajar di
lembaga-lembaga pendidikan. Meski seabrek
aktifitas ia jalani, tetapi karena kecintaannya pada dunia itu (
musik positif
-red), ia pun bergabung dengan group Nasyid El-Faiz di bawah management  El-Faqr Cibuntu Bandung. 

Zea mempunyai jam terbang yang tinggi
Pengalaman dan jam terbang yang lumayan tinggi dalam bidang
tarik suara telah ia miliki. Hingga saat ini ia telah ratusan kali perform atau
tampil di acara-acara resepsi pernikahan, seminar, talkshow, hari-hari besar Islam
dan lain-lain, baik di dalam maupun di luar kota. Baginya menyanyi bukan
sekedar menyalurkan hobi saja, tetapi misi dakwah Islam adalah hal yang jauh
lebih penting menurutnya. Tak heran jika dalam setiap penampilannya ia
senantiasa menyelipkan pesan dakwahnya lewat lirik-lirik dan obrolan-obrolan
ringan.

Wanita yang mempunyai panggilan Zea ini telah “menelurkan” karyanya dalam
bentuk album. Pada tahun 2007, ia dipinta membawakan lagu-lagu karya Pimpinan
Pondok Pesantren Haqqul Islamiyah sekaligus bergabung dalam sebuah penggarapan
album Pop Sholawat Sunda. Pada tahun 2011 ia pun ikut bergabung dengan Imamah
Entertainment yang bekerjasama dengan Hawari Entertainment dalam pembuatan
Album Kompilasi Religi “Senandung Hati untuk Ilahi”. Dalam album kompilasi itu
ia membawakan satu buah lagu ciptaannya yang bertajuk
Kuharap Cinta”.

Awal tahun 2013 ia tergabung dalam pembuatan single Rumah
Nasyid bersama finalis AF2.
Selanjutnya
masih di tahun yang sama
ia bergabung dengan salah satu management talent dari Jakarta yaitu Restu
Cinta Management asuhan Ust. Sukeri Abdillah MBA, sekaligus sebagai featuring
Adinarz dalam satu buah lagu yang berjudul
Buah Hati.

Di Tahun 2014, Zea kembali
membuat sebuah karya single yang berjudul “Jangan Siakan Masa Muda” yang
tergabung dalam Album Kompilasi Religi Senandung Hati untuk Ilahi 2, garapan
Imamah Entertainment. Dalam karya ini Zea berduet dengan Bia, remaja asal kota
kembang Bandung yg notabene keponakannya sendiri.

Fuji “Zea” Fauziah adalah
Solois

Nasyid
Wanita yang di atas
panggung selalu cheerful & powerful, mengusung konsep music Pop Religi
Modern, yang easy listening dengan syair inspiratif. Mengusung konsep ini
karena music pop modern merupakan genre music yang memiliki banyak penikmat.
Unsur religi ditonjolkan dalam bentuk syair-syair yang inspiratif, yang
merupakan tujuan utama misi dakwahnya. Sehingga berharap lagu-lagu yang
dibawakannya nanti, baik berbentuk single ataupun album, dapat diterima di
semua segment (heterogen).

Konsep Kostumnya yaitu Hijab Modis Kekinian, bersifat dinamis mengikuti
perkembangan mode.



Posted

in

, , ,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *